Pulsar 200NS: Cocokkah Untuk Manusia “Mungil”??

Biker india iri loh ma Pulsar 200NS Indonesia, ada stripingnya. Kata mereka "polos membosankan".. hihihi.. beruntung ya kita..

Biker india iri loh ma Pulsar 200NS Indonesia, ada stripingnya. Kata mereka “polos membosankan”.. hihihi.. beruntung ya kita.. #sumber foto: dapurpacu.com

Assalamu’alaikum, kawan.. Selamat Siang..

Sebelum Hiu kembali bergelut dengan kerjaan sebagai TKI, izinkan Hiu berbagi informasi yang Hiu dapat tentang Pulsar 200NS. (ko Pulsar ini lagi?) Maklum, bro sis (pinjem sapaannya ya kang iwb, hehe), Hiu naksir banget ma ni motor. Udah lama Hiu mendambakan sosok tunggangan yang beda dari yang lain. Dan si tampan inilah jawabannya. So, Hiu demen banget nyari info tentang ni motor.

Langsung aja yuk (coz bentar lagi harus mulai nguli lagi,, hihihi). Pada saat pandangan pertama, Hiu jatuh cinta ma design yang pulsar 200NS tawarkan. Tegas. Agresif. Lupakan tentang performa apalagi top speed, karena Hiu bukan speed enthusiast (halah, boso ndi iki.. :P). Tapi setelah yang dicinta muncul di tanah air, banyak yang memberitahu, bahwa motor ini lebih tinggi dari motor kebanyakan. Kalo istilah cewe sih, tinggi semampai, brooo.. hehehe..

Pulsar 200NS IndonesiaHal ini bikin Hiu sedikit kecewa. Ibarat mau ngelamar cewe, tapi ga pede alias minder. Jangan-jangan ditolak duluan ma bapaknya. hahaha.. Jadi curhat. Segala cara Hiu lakuin untuk mencari tahu bagaimana caranya agar tubuh mungil ini bisa diterima wanita eh motor idaman. Mulai dari cari tahu bagaimana cara mereduksi ketinggian motor, sampe nyari sepatu riding dengan sol yang tinggi.. hahaha.. semua demi wanita eh motor tercinta.

Akhirnya Hiu sampe ke halaman web http://www.2wheelsindia.com. Disitu dibahas tentang Ride Review: Pulsar 200NS – Return of the King..!!. Dengan keterbatasan bahasa asing, Hiu mencoba menafsirkan tulisan di artikel tersebut. Berikut ini yang Hiu utamakan:

“The riding stance of the Pulsar 200NS perfectly compliments its aggressive street bike styling. The Pulsar 200NS has the tallest seat among Indian bikes (discounting the Hero Impulse). At 805 mm the seat height might be 5 mm lower than the KTM 200 Duke on paper … “
Artinya: (loh, ko jadi kaya baca Kitab Suci? hihi) Pulsar 200NS ini punya ketinggian tempat duduk 805mm. Kalo dibandingkan dengan NVL dan CBSF mungkin ga jauh beda yaitu 790mm. Loh ko? katanya bikin orang jinjit?! Mungkin kalimat ini bisa menjelaskannya, bro.

but on straddling the bike, the wider seat of the Pulsar 200NS makes it difficult for guys with shorter legs to put both feet comfortably on the ground without tip-toeing.”
Yup! Lebar jok lah yang membuat orang dengan tubuh mungil harus jinjit balet kalo mau menunggangi si jaran wesi ini. Pihak designer membuat posisi jok pulsar lebih tinggi bertujuan agar posisi berkendara jadi lebih nyaman. Posisi seperti ini diharapkan dapat mengurangi rasa lelah pada pengendara ketika melakukan touring jarak jauh.

“The high seat makes the Pulsar 200NS a bit intimidating to the average joe with an average height. One would need to be at least around 5’8″ or taller to feel confident with its seat height.”
dan ini: Pengendara dengan tinggi minimal 5’8” (atau sekitar 173cm) baru akan merasa nyaman ketika menunggang motor ini.

“But then a determined 5’5″ guy like me can also manage the Pulsar 200NS with a slight adjustment in the manner with which I need to put my feet down. All a short guy needs to do is when the bike is stationary is instead of trying to balance with both feet, one just needs to slide one’s bum to one side over the seat and put one foot flat on the ground. As shown in the photo posted below.”
Dan terakhir: Pengendara dengan tinggi 5’5″ (atau sekitar 165cm) juga masih bisa menikmati tunggangan ini ko. Hanya saja perlu penyesuaian sedikit. Di sana disebutkan, ketika dalam keadaan stasioner (atau berhenti, semisal di lampu merah), bukan dengan cara menyeimbangkan dengan kedua kaki. Tetapi hanya perlu geser pantat ke satu sisi menempatkan satu kaki rata dengan tanah. Seperti terlihat pada foto diposting di bawah ini.

805mm dari tanah. Jinjit balet, bro

805mm dari tanah. Jinjit balet, bro

Ok deh, mungkin sekian ulasan terakhir dari Hiu tentang Pulsar 200NS ini. #ko terakhir? Yup! Coz Hiu udah ga perlu bingung n bimbang lagi. Hiu akan meminangnya. Hehehe. Dengan menerapkan cara diatas ataupun dengan menurunkan ketinggian sang tunggangan, rasanya semua masalah ketinggian pulsar bisa diatasi. Apa aja bisa diakalin kalo di Indonesia mah. hihihi.. Salam hangat dari perantau yang galau, hehehe.

Wassalamualaikum, kawan.

About these ads

19 thoughts on “Pulsar 200NS: Cocokkah Untuk Manusia “Mungil”??

  1. Berapa lama barangnya datang om? Btw kalo dari angle belakang di atas, kok wagu yah ehehe…..ooo karena msh ada jilbabnya di ban

    • dateng kemana, om? lah saya-nya aja masih jadi TKI.. heuuu.. 2 tahun lagi baru balik.. #nangis-nangis..

      yang sari-guard itu ya, gan?? ko malah saya pengen pasang yah?? hahaha.. #adminnya norak bin ndeso.. :p

      • ooo hehehe, kirain si om dah pesan, tinggal nunggu barang datang…gpp, semoga dapat rejekinya lebih cepat ya.

        kalo sari, saya pribadi sih gak suka, menutupi “kejantanannya” ehehe. Selera sih.

    • Oo maksudnya kalo Pulsar 200NS ini dipakein tankbag, bagus pake yang mana?? Waduh,, saya juga kurang tau tuh mas bro.. secara langsung liat motornya pun belum. Masih “nyasar” di negeri orang sayanya.. :(

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s